#baribut

Minggu kemarin baru melakukan #baribut dengan Buku Untuk Papua. #baribut adalah bincang-bincang tentang inisiatif sosial. Nah, kebetulan minggu kemarin diajak untuk #baribut karena dianggap Rabbit Hole adalah bisnis sosial (tapi sayanya mah gak yakin juga dengan label gitu). Hihi.

Ternyata sulit juga ya melakukan live tweet gitu. Mulai dari jaringan gak oke sampai batere habis (jadilah pinjem hp orang yang membuat banyak typo dan setelah dibaca-baca lagi suka gak sinkron jawabannya hihi). Tapi semoga bisa menjawab pertanyaan tentang Rabbit Hole dan Rainbow Castle secara sekilas ya. Here we go!

 

1. Halo boleh cerita sedikit tentang diri dan latar belakangnya ? ūüôā

Saya psikolog anak. Mengambil S1 di psikol0gi. Terus lanjut S2 di peminatan psikologi anak. Setelah jadi psikolog, banyak klien saya yang mengeluh sulitnya berkomunikasi dengan anaknya dan saya lihat pun masalah pada remaja banyak yang bersumber dari kurangnya komunikasi ortu-anak sejak anak kecil. Jadi saya lihat penting untuk membangun komunikasi ortu-anak sejak dini, dan itu bisa ditumbuhkan dengan rutin membaca buku bersama setiap harinya. Sayangnya karena sekarang sudah banyak gadget, anak ga tertarik baca buku jadi saya pun ingin membuat buku yang menyenangkan untuk anak, yaitu anak jadi tokoh utama dalam buku. Itu yang melatarbelakangi saya membuat Rabbit Hole.

 

2. Sejak kapan dilakukan inisiatifnya, apakah ada yang mensupport pada awal inisiatif berjalan, bagaimana perkembangan sekarang ?

Sejak 2013 awal, Rabbit Hole berdiri. Awalnya inisiatif sendiri karena belum kenal dengan orang-orang yang tertarik di bidang buku anak. Saya pikir kalau kita mau bergerak dan yakin dengan yang akan kita lakukan, sendiri pun sudah lebih dari cukup kok dan seiring berjalannya Rabbit Hole, semakin ketemu dengan orang-orang yang satu visi misi dengan Rabbit Hole. Perkembangannya so far so good. Sekarang Rabbit Hole bukan hanya membuat buku custom (buku yang cerita dan ilustrasinya dibuat khusus pemesan) tapi juga membuat apps dongeng digital di appstore & dalam bentuk cd, serta buku yang dicetak masal (dan akan bekerjasama dengan penerbit besar sehingga akan masuk toko buku besar juga)

 

3. Jadi mau lihat buku – buku Rabbit Hole. Boleh dibagi foto – fotonya?

Nah kebetulan batere handphone habis kak. Ini aja pinjem punya orang hehe. Jadi belum bisa share foto tapi kalau mau lihat buku Rabbit Hole bisa di webnya:

 

4. Kira-kira apa agenda penting terdekat saat ini. Selain itu goals/pencapaian apa yg mau dicapai tahun 2015 ini?

Kalau Rabbit Hole pengen bukunya ada di toko buku besar (doakan dua bulan lagi ya) biar lebih banyak anak yang baca buku Rabbit Hole. Soalnya selama ini kalau ada orang di luar Jawa yang beli langsung dari Rabbit Hole suka kasihan. Lebih mahal ongkos kirimnya dari pada bukunya sendiri.

Selain itu pengen buat “rak buku” dongeng digital di Android dan Apple, sehingga dongeng Rabbit Hole lebih mudah diakses lebih banyak orang, terutama orang tua yang mengeluh ga punya buku untuk bacain anaknya .

Pengen kerjasama juga dengan pihak seperti diknas. Karena seperti buku “Asal Mula Namaku”¬†itu mengenalkan huruf dgn cara yg menyenangkan, yaitu melalui tokoh utama di dlm buku yg namanya hanya 1 huruf saja, jadi bisa jadi alternatif mengajarkan konsep akademis ke anak dengan cara yang menyenangkan. Kalau bisa kerjasama dengan pihak yang peduli pendidikan, terutama pendidikan usia dini, kan lebih cihuy ūüėÄ

Oh ya selain Rabbit Hole, saya dan 2 teman lagi merintis klinik psikologi yang basisnya bermain, namanya Rainbow Castle. Di Rainbow Castle,¬†kami setiap harinya berbagi berbagai hal tentang bermain¬† seperti manfaat bermain, tips bermain, dst. Karena kami percaya bahwa bermain adalah bahasanya anak. Lewat bermain anak bisa belajar banyak hal. Namun sekarang banyak yang menganggap bermain hanya buang waktu¬† anak sedari dini “dicekoki” belajar, akhirnya anak bisa lelah sebelum waktunya, mogok sekolah, dan berbagai efek negatif lainnya. Jadi melalui Rainbow Castle¬†ingin “mengingatkan” manfaat main. Nanti juga akan ada terapi bermain di klinik Rainbow Castle, tunggu kabarnya ya!

 

5. Lalu apa saja kendala yang dihadapi selama ini , jika berkenan dibagi ?

Kendalanya banyak kak. Yang paling utama sih karena mulainya sendirian *hiks.. gak punya temen* Jadi kalau lagi gak yakin suka bingung berkeluh kesahnya sama siapa *curhat*. Dan karena ini konsep baru jadi orang banyak yang bingung apa pentingnya baca buku untuk anak, misalnya, Jadi butuh menyediakan waktu untuk mengedukasi orang-orang tentang Rabbit Hole dan Rainbow Castle, serta manfaatnya.

 

6. Apa hal yang paling berkesan selama melakukan inisiatif sosial ini ?

Hihi makasih kak. Btw sebenernya dibilang inisiatif sosial bukan juga ya karena Rabbit Hole kan pure bisnis tapi memang membawa misi-misi sosial dan sebagian keuntungan didonasikan. Nah bingung juga apakah itu masuk kategori bisnis sosial atau bukan.

Kalau yang paling berkesan adalah mendengar dan melihat sendiri respon anak-anak yang membaca buku Rabbit Hole atau mendengar dongeng dari buku Rabbit Hole. Misalnya mereka jadi tahu dan penasaran onde-onde yang makanan asli indonesia (setelah sebelumnya dikira mochi -_-). Serta bisa bertemu dan bekerjasama dengan orang-orang yang peduli dengan pendidikan anak.

 

7. nah jika ingin berkolaborasi dengan Rabbit Hole, bagaimana caranya dan harus menghubungi siapa ?

Untuk menghubungi Rabbit Hole bisa ke: support.com atau langsung ke twitter aku boleh

 

8. Apa pesan buat mereka yang juga ingin terjun ke bisnis sosial (iya kak kita bisnis sosial ūüėÄ ) dan menggeluti impian mereka?

Haha kan takut kalau ngaku2 tapi taunya bukan bisnis sosial ūüėÄ
Kalau kamu yakin dengan impian kamu, go for it. Kejar itu impian. Jangan takut kalau sendirian, karena impian itu seperti magnet. Kalau kamu yakin dan berusaha untuk wujudin, nanti akan ada orang-orang yang sepassion sama kamu, yang akan deketin kamu. Dan ada aja jalannya. Entah bagaimana. Lucu deh semesta itu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s