2 Februari 2015

IMG_2752
2 Februari 2015,

Setelah praktek hari ini saya baru sadar bahwa ada banyak hal yang tidak bisa kita prediksi. Jangankan antara satu orang dengan orang lainnya. Antara satu orang yang sama tapi beda hari saja bisa berubah 180 derajat sikapnya. 

Saya jadi ingat hari pertama saya menjadi asisten psikolog. Saat itu, saya agak gak santai. Setelah bertanya masalah calon klien, saya langsung baca-baca segala literatur yang berhubungan. Belum cukup begitu, saya tanya apa yang harus saya siapkan. Saat itu, supervisor dengan santainya menyuruh saya untuk membawa diri saja. Bahkan ketika jamnya akan bertemu klien, supervisor saya masih dengan santainya memakai lipstik dan menyisir saat saya menjemput ke ruangannya -_- Tapi ya sebenarnya memang benar anjuran supervisor saya untuk santai saja itu (ya iyalah). Bahwa masalah yang ada di kertas bisa saja berbeda dengan yang dikatakan, atau yang terlihat dalam observasi. Jika sudah begitu, maka tidak ada panduannya. Otak kita yang harus cepat meramu tindakan tepat yang harus dikeluarkan berdasarkan apa yang pernah dipelajari ditambah dengan intusiasi dan kreativitas kita.

Hari ini menyadarkan saya untuk bersyukur. Bahwa menjadi psikolog membuat saya dapat melihat perubahan-perubahan (baik yang fluktuatif, stagnan, dinamis, you named it), bersama mereka selama proses mereka (untuk semoga) lebih baik. 
Alhamdulillah.

Semoga itu membuat saya menjadi orang yang lebih tolerir ya (hihi semoga)

#365HariBersyukur.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s