29 Januari 2015

image7-3

29 Januari 2015,

Baru baca buku Mr. Barnes. Ia mengumpamakan ‘healer’ (psikolog juga bisa kali ya) bukanlah seseorang yang superior dan penolong orang yang lemah. Bukan, sama sekali bukan itu. Healer adalah seseorang yang membantu memfasilitasi orang lain dengan memberikan suatu kondisi yang ideal, agar ia dapat bertumbuh dengan optimal. Sebagai perumpamannya, kalau kita lagi patah tulang. Apa yang dilakukan dokter? Ia tidak mengobati kita. Tapi memperban luka kita. Agar sel-sel kita lebih mudah dan cepat meregenerasi sehingga luka pun lebih cepat untuk tertutup dan kita pun lebih cepat pulih. Itu yang dilakukan seorang healer. 
Dari situ saya juga belajar bahwa terkadang ada hal-hal di dunia yang mau dipaksakan segimana pun ya tidak akan bisa untuk terjadi. Kadang ya kita hanya perlu duduk manis dan tidak grasu-grusu untuk menunggu hal baik terjadi. Seperti luka yang membutuhkan waktu dan kondisi ideal untuk kembali menyembuhkan dirinya. Sabar, itu kuncinya. 

Bersyukur belajar hal itu hari ini.

#365HariBersyukur

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s