8 Januari 2015

image6

8 Januari 2015,
Persepsi.
Mau bahagia atau mau sedih itu semudah membolak-balikkan persepsi. 

Hari ini, saat saya menyetir, saya melihat satu motor mengerem mendadak. Akibatnya, beberapa motor di belakangnya saling bertabrakan. Tapi apa reaksi mereka? Tertawa. Atau paling gak nyengir kuda gitu. Kata teman saya sih, karena mereka memang sama-sama tahu kalau mereka salah. Gak bisa nyalahin siapa-siapa, jadi ya tertawa saja begitu. Tapi saya bayangkan, coba salah satunya ada yang marah, gak terima motornya kena tubruk motor lain. Pasti jadi berentetan jadi marah itu semua pengemudi motor. Jadi bagaimana kita marah atau tertawa-tawa tergantung bagaimana persepsi kita akan suatu kejadian. *lama-lama judulnya bukan bersyukur, tapi kontemplasi ya*

Yang membuat bersyukur itu adalah, hmm apa ya? 
Akhirnya buka pre order juga buat buku cilukba. Dan klien-klien aku di tempat praktek hari ini menyenangkan

🙂 #365HariBersyukur

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s