Sempurna

Tidak ada orang yang sempurna.

Setiap orang pasti ada baik dan buruknya. Dengan kadar yang berbeda-beda, dengan aspek yang berbeda-beda, satu orang dengan yang lainnya.

Orang yang ekstrim sebal dengan kita, pasti akan menekankan aspek yang buruk dari kita. Terus menerus membicarakan dan menekankan hal tersebut. Sehingga kesannya kita hina dan nol besar. Tanpa tersisa kebaikan sedikit pun.

Orang yang ekstrim senang dengan kita. Akan menekankan segala hal yang baik dari diri kita, dan abai pada keburukan kita. Menempatkan kita bak malaikat.

Bahkan bisa saja, satu hal dari diri kita, dianggap baik oleh satu orang. Namun dianggap buruk oleh orang lainnya.

Dan kalau mau menuruti orang lain terus. Menilai dari kita dari pandangan orang lain. Maka tidak akan ada habisnya. Hanya lelah saja. Karena tidak ada habisnya, berkepanjangan, dan tidak ada habisnya. Jadi ini masalah persepsi saja. Dan tinggal kita yang menjadi hakimnya. Ingin memutuskan yang mana, yang terbaik bagi diri kita. Hakim bagi diri kita sendiri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s