Spotlight

Ingat adegan awal di Mr. Bean?
Nah, kalau bicara spotlight selalu ingat adegan itu. Hehe.

Spotlight adalah cahaya dalam ruang lingkup dan terbatas, yang menyorot seseorang, agar perhatian kita pun hanya fokus padanya.

Dengan kita fokus pada spotlight, kita tidak akan perhatian dengan apapun yang ada di bagian gelap. Mau ada benda sebesar gajah sekalipun. Mau lahan si bagian gelapnya sebesar apapun.

Nah, di era social media yang berkembang pesat saat ini, sangat mudah untuk kita memilah-milah mana yang kita masukkan spotlight. Yang kita ingin orang-orang lihat.

Namun celakanya, hal tersebut menyebabkan orang-orang berpikir instant. Merasa semuanya dapat didapatkan dengan cepat.

Padahal yang tidak pernah mereka tahu. Orang-orang yang ada di spotlight, tidak berbagi apa-apa yang ada di bagian hitam itu. Bagian yang tidak terlihat atau diabaikan oleh orang-orang lain. Bagian dimana segala penderitaan, sakit, dan tangisan ada di situ. Bagian yang sebenarnya memegang porsi yang lebih besar dari perjalan hidup si empunya. Untuk akhirnya bisa menghasilkan bagian kecil bernama spotlight.

Kita gak pernah tahu itu.

Tapi satu yang pasti. Apapun dan bagaimanapun proses yang ada di bagian hitam. Gak ada yang namanya cara instant. Kamu gak akan bisa menikmati spotlight aja, tanpa merasakan si bagian gelap. Semuanya satu paket.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s