Bahagia

Ada orang yang bahagia setelah lihat pelangi. Ada yang setelah dikasih gulali. Ada yang setelah nonton bioskop. Ada yang setelah lihat buku buatan pertamanya dicetak. Ada yang setelah main bola. Ada yang setelah DP rumah. Ada yang setelah bisa ngendarain Jaguar. Dst dst.

Intinya, setiap orang punya hal-hal berbeda yang bisa membuatnya bahagia. Jadi, siapalah kita yang punya hak untuk bilang si A kasihan, si B bahagia. Ya mana kita tahu juga. Terkadang, kita mengukur kebahagiaan orang lain dengan standar kebahagian kita, yang mengarahkan kita jadi menjudge orang lain.

Toh, kita saja sebagai satu pribadi, hal yang membuat kita bahagia bisa berbeda dari satu waktu ke waktu kan?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s