Pinjam

Meminjam.

Bukankah konsep meminjam artinya sementara? Tidak akan benar-benar menjadi milik sepenuhnya, dan ada  masanya yang dipinjam harus diantar kembali. Dipulangkan kembali ke empunya. Walau waktunya tidak diketahui kapan.

Jadi mengapa Timun Mas harus lari dari Buto Ijo jika ia memang hanya titipan?

Dan mengapa kita. Ya, kita.

Terkadang sering sekali menyakiti diri. Dengan segala perasaan sedih yang berkepanjangan. Dengan amarah yang baerlarut-larut. Dengan masalah yang kita buat-buat sendiri. Hingga sedikit demi sedikit menggerogoti segala fisik dan akal sehat yang kita miliki.

Bukannkah ini hanya pinjaman? Yang suatu saat akan kembali lagi ke empunya?

Mungkin kita lupa. Ya, kita lupa. Untuk menyadari bahwa yang kita kira milik kita, pun sepenuhnya hanya kita pinjam.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s