Gatal

Selingkuh itu tuh sama kayak lo lagi gatel di badan lo. Kalau lo memilih untuk mendiamkan saja gatelnya, lo akan menderita sih tapi sebentar aja, dan habis itu lo akan terbebas dari gatel lo. Tapi..kalau lo memilih untuk menggaruk gatalnya. Si gatal bukan berarti akan hilang, mungkin ia akan bertambah dan terus bertambah. Lo pun akan semakin sering menggaruk. Ada godaan terus-menerus untuk terus menggaruk. Gatal itu perlahan akan berganti menjadi rasa sakit, pada akhirnya. Namun, karena sudah terbiasa dan ada kenikmataan dari garukan, rasa sakit pun terabai. Meskipun kulit sudah kemerahan atau malah mengelupas.

Nah, begitu juga dengan selingkuh. Ada tahap dimana sebenarnya lo bisa lari dan menderita sesaat untuk tidak terjun di dalam kubangan. Dan ada juga tahap dimana lo merasakan sakit perih, tapi lo sudah mati rasa karena terus-menerus mendapatkan asupan nikmat menggaruk sebelumnya. Mau sampai ada di tahap mana, sampai lo benar-benar berhenti? Sampai menjadi sadar bahwa itu bukan hanya sekedar main hati namun sudah selingkuh?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s