Parental Guide : Bella dan Kelima Balon

Suatu kali ada yang bertanya tentang : aplikasi ‘Bella dan Kelima Balon’ apakah tidak justru membuat anak menjadi kecanduan dengan gadget?

Pertanyaan ini menggiring saya untuk menuliskan dua hal. Pertama adalah penjelasan tentang tujuan utama saya membuat aplikasi dongeng di gadget, yaitu untuk mengalihkan konsumsi anak-anak yang sebelumnya sudah menggunakan gadget untuk permainan-permainan yang agresif atau tidak mendidik. Nah sekarang gadgetnya digunakan untuk hal yang lebih positif, yaitu baca dongeng.

Selanjutnya, pertanyaan itu juga menggelitik saya untuk berbagi tips cara yang ideal dalam membaca aplikasi ‘Bella dan Kelima Balon’ (dan juga aplikasi dongeng lainnya), berikut beberapa tips dari saya (tapi setiap orang mungkin punya pandangan yang berbeda ya) :

1) Gadget merupakan alat bantu. Jadi tidak semata-mata aplikasinya ada pilihan untuk ‘auto play’, dan orang tua akhirnya langsung menaruh gadgetnya di depan anak begitu saja. Tapi..orang tua lah si pendongeng utama. Orang tua yang membacakan untuk anak. Suara, animasi, dan gambar di dalam gadget adalah tambahan dari aplikasi untuk membuat anak tertarik. Bukan fokus utama. Atau..jika orang tua masih belum terbiasa atau gak PD untuk mendongengkan ke anak, bisa juga pakai fitur auto play. Gak dosa kok, lagipula kan memang sengaja diciptakan juga itu fitur. Hehe.. Tapi orang tua tetap ada di samping anak dan mengusap kepala atau memeluk anak. Jadi tercipta kehangatan antara orang tua-anak. Anak akan mengingat kegiatan membaca merupakan kegiatan yang menyenangkan. Sehingga ia pun mau mengulangi lagi dan lagi.

2) Gadget menjadi jembatan untuk akhirnya anak menyukai buku cetak.
Dengan point nomor 1, diharapkan anak akan menyukai semua buku. Bukan hanya buku di gadget, tapi juga buku berbentuk cetak. Buku di dalam aplikasi HP pun akhirnya menjadi jembatan atau perantara anak untuk mencintai buku.

3) Sebaiknya gadget baru diberikan saat anak berusia lebih dari 2 tahun, dan itu pun dalam waktu terbatas.
Walaupun aplikasi ‘Bella dan Kelima Balon’ bisa dibacakan untuk anak umur 1 tahun pun, tapi saya berkali-kali bilang bahwa ini cocok untuk anak di atas usia 2 tahun. Kenapa? Karena penelitian-penelitian yang ada sudah menegaskan bahwa gadget atau alat elektronik sebaiknya tidak diberikan sama sekali pada anak sebelum ia ur 2 tahun. Pada ana 2-5 tahun sebaiknya 1 jam saja. Nah, dalam waktu yang terbatas itu, sebaiknya diberikan yang memiliki manfaat positif. Seperti aplikasi dongeng ini.

4) Ajak anak terlibat semaksimal mungkin (ini juga berlaku untuk buku cetak sih). Misalnya dengan meminta anak menebak jalan cerita di lembar selanjutnya, orang tua membaca sambil menunjuk kata-katanya, meminta anak bergantian membaca, dst. Hal tersebut dapat membantu memaksimalkan kemampuan verbal dan membaca anak.

Kira-kira seperti itu 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s