Akhir-akhir ini..

American_Royalty-lately_single_artwork

Akhir-akhir ini..
Saya belajar untuk bernafas lebih teratur dan tidak terengah-engah seperti sebelumnya.

Belajar untuk tidak marah atau kecewa saat sesuatu tidak berjalan seperti sebagaimana yang saya targetkan atau rencanakan. Belajar merelakan janji-janji yang tidak terlaksana. Karena dengan itu, saya bisa melakukan hal-hal lain yang mungkin justru saya perlukan di saat itu.

Belajar memaafkan saat mengetahui bahwa saya tidak dibentuk dalam pola pengasuhan ideal seperti di buku-buku parenting. Namun toh saat ini saya tidak kekurangan sesuatu apapun, dan punya fungsi adaptif yang cukup baik seperti orang-orang pada umumnya.

Belajar untuk menyenangi hal-hal menyebalkan yang sudah menjadi rutinitas. Seperti kemacetan, yang bahkan terjadi saat saya memilih naik kendaraan umum dibandingkan kendaraan pribadi. Namun hey, deretan kendaraan yang panjang justru membuat saya dapat menulis blog atau social media lain lebih lama, membaca Quran, tidur, atau sekedar mengamati tingkah laku unik orang-orang yang ada di sekitar saya, yang mungkin tidak terjadi jika kemacetan tidak menghampiri saya.

Belajar untuk membuat skala prioritas, dan merelakan perginya beberapa aktivitas-aktivitas rutin yang saya jalani. Aktivitas yang dibuang sementara setelah seleksi berupa pertanyaan sakti ‘apa saya butuh?‘ dibandingkan ‘apa saya mau?‘. Aktivitas yang dikesampingkan untuk meningkatkan mutu aktivitas-aktivitas yang sekarang dijalani. Berhenti untuk ingin dilihat sebagai super woman, melihat lebih dalam, dan menjalani hal-hal yang lebih saya perlukan dan lebih mampu saya jalani saat ini .

Belajar untuk mengatakan ‘tidak’ untuk berbagai tawaran yang sebenarnya bisa dan harus saya tolak demi kesehatan jiwa diri ini.

Belajar untuk mulai mengatakan hal-hal yang perlu dikatakan dan tidak memendamnya dalam hati. Setelah sebelumnya perlahan-lahan meruntuhkan tembok-tembok pemikiran negatif yang ada.

Belajar untuk menjadi tidak terlalu ambisius. Karena hey, tidak ada yang pernah bagus dari kata ‘terlalu’ bukan?

Belajar.. Ah.. Banyak juga yang sedang aku pelajari..
Akhir-akhir ini

ya?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s