Princess, Bajak Laut, & Alien

Minggu kemarin, saya dan Hashfi menonton dongeng ‘Princess, Bajak Laut, dan Alien’. Lebih untuk memuaskan keingintahuan saya sih, tentang bagaimana caranya novel setebal 300++ diterjemahkan dalam sebuah dongeng. Yang mendongeng adalah guru saya pula, Kak Ariyo. Hehe. Jadilah saya super excited. Bahkan Hashfi pun bilang ‘Kok Mbak Di yang lebih semangat?’.

Dongeng ini bertempat di TIM dan sangat sederhana, di dalam tenda gitu. Tapi gak mengurangi keseruan dari acaranya. Hashfi pun yang awalnya terlihat senang tapi gak begitu antusias, jadi tersihir untuk mendengarkan dongengnya sampai habis. Ia paling takjub sih dengar Kak Ariyo yang dapat menirukan bunyi-bunyian dengan sama persis. Seperti bunyi pintu ditutup atau lampu dimatikan. Bahkan waktu hujan deras tiba-tiba melanda dan tenda pun bocor, saat saya tawarkan ia untuk pulang, ia memilih untuk mendengarkan ceritanya sampai habis. Rela kena basah-basahan dikit demi mendengar dongeng. Wow, dongeng itu memang ajaib ya. Hehe ๐Ÿ™‚

Nah, di tengah-tengah kebocoran itu, saya bilang sama Hashfi kalau dia mau nanti pulangnya akan saya belikan buku ‘Princess, Bajak Laut, dan Alien’. Ia mengangguk. Eh gak nyangka, setelah dongeng selesai ada kuis dan yang dapat menjawab pertanyaan bisa mendapatkan 1 set buku! Iya, satu set. Jadi gak cuman buku ‘Princess, Bajak Laut, dan Alien’ aja, tapi juga buku ‘Pintu Harmonika’ dan ‘Detektif Imung’. Wow wow wow! Gak nyangka Hashfi semangat banget! Iya menunjuk tangan paling tinggi, dan pokoknya tunjuk tangan saja. Karena saat ia akhirnya diminta untuk menjawab, ia bilang ‘Eh.. apa pertanyannya tadi?’ Gubrak. Hehe.. Untungnya Kak Ariyo baik dan mau mengulang kembali pertanyaannya. Hashfi pun dapat hadiahnya. Horeee!
Tadinya kayaknya hadiahnya tersebut mau dikasih untuk anak-anak jalanan deh, tapi karena Hashfi yang dapat akhirnya Kak Ariyo pun memberikan buku ‘Princess, Bajak Laut, dan Alien’ miliknya pribadi ke salah satu anak itu. Baik ya ๐Ÿ™‚

20140331-001632.jpg
*foto dari @_PlotPoint

Terus saya tanya ke Hashfi, kalau dia diminta untuk kasih buku hadiahnya ke anak-anak itu, mau gak? Dan Hashfi bilang mau :’)
Tadinya kalau anak-anak itu gak dapat, saya mau minta Hashfi beneran untuk kasih loh. Habis saya pikir, Hashfi kan suka excited pengen dapat hadiahnya saja, tapi habis itu hadiahnya digeletakin begitu saja. Tapi kan sebenarnya itu haknya Hashfi ya. Untungnya hal itu gak terjadi sih. Jadi saya gak perlu pusing berkelanjutan memikirkan nasib anak-anak itu *lagian ngapain pusing juga coba*

Untungnya, (bahkan sampai sekarang pun), Hashfi masih excited banget sama bukunya. Ketika pulang, bahkan sampai pas dia tidur di mobil, dia masih memeluk kumpulan bukunya itu

20140331-002234.jpg

Sekarang kami pun membaca berkala novel ‘Princess, Bajak Laut, dan Alien’ dan sudah sampai bab 6. Bahkan ada adegan yang Hashfi sampai menitikkan air mata saking terharunya lho.

20140331-002531.jpg

 

Oh ya, ketika Hashfi diminta untuk membuat karangan ‘kejadian yang menyenangkan’ saat tugas Bahasa Indonesia, ia menulis tentang pengalaman menonton dongeng ini loh ๐Ÿ™‚

 

20140331-154618.jpg

Iklan

One thought on “Princess, Bajak Laut, & Alien

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s