Paint Boundary

20140309-161220.jpg

Pada hari ketiga training, art work yang saya buat agak berbeda dengan hari sebelumnya, karena saya membuatnya beramai-ramai dan tidak sendirian.

Nama kegiatan ini adalah ‘Paint Boundary‘. Sebelumnya, Julie sudah membagi meja menjadi tiga, dan kami diminta untuk berdiri di salah satu dari meja yang tersedia. Terserah mau dimana saja, yang penting anggota di tiap meja harus sama banyak. Di meja tersebut sudah dilapisi kertas putih. Kami setelah itu diminta untuk mengambil satu spidol yang ada di tengah ruangan, memejamkan mata, lalu menggambarkan personal space kita. Setelah itu, Julie menunjuk salah satu sudut ruangan yang sudah tersedia cat air warna-warni, kuas, tissue, gelas, dan di sudut lainnya ada air yang bisa kami ambil. Setelah sudah selesai, kami diminta untuk menggambar di personal space kita, terserah mau menggambar seperti apa. Yang unik adalah, di tengah-tengah asyik mengerjakan, Julie tiba-tiba berkata ‘pick up your thing and continue painting’. Saat itu, saya pun berjalan ke tempat teman di depan saya dan membawa peralatan melukis saya. Di depan saya terhampar lukisannya di dalam personal spacenya, tadinya saya ada keraguan untuk menghias di dalam personal space-nya, berpikir bagaimana kalau dia gak suka? Tapi melihat semua orang pun melakukannya, saya pun juga melakukan hal yang sama. Saat saya mengerjakan, saya melirik si empunya personal space, takut kalau dia gak suka. Saya pun juga sesekali melirik personal space milik saya, melihat apa yang dikerjakan oleh teman saya disana. Beberapa kali, Julie memberikan instruksi yang sama’ pick up your thing and continue painting’ dan kami pun berganti-ganti tempat dan menghias personal space orang lain, sampai akhirnya kembali ke tempat saya semula.

Saat itu, Julie bertanya, kenapa kami menghias personal space orang lain karena ia tidak menginstruksikan hal itu. Dan OOO kami pun baru mencerna baik-baik kalimatnya dan merasa ‘OH IYA YAAA’. Setelah itu, Julie pun menanyakan perasaan kami saat ada orang lain menghias personal space kami, sesuatu yang amat sangat personal kami yang akhirnya dimasuki oleh orang lain.

Anehnya, untuk orang yang dominan, gak mau diatur orang lain, dan apalagi diinterupsi orang lain tanpa seijin saya (hehe..), saya malah senang-senang saja. Gak ada sekalipun kegusaran. Malah cenderung lucu, karena personal space saya jadi dominan berwarna pink. Kalau saya sendiri, mana bisa saya membuat warna pink (karena cat air yang tersedia adalah warna dasar, jadi kalau mau membuat pink maka harus mencampur-campur warna). Gak tahu ya, apa karena itu adalah menggambar, bidang yang saya gak sukai jadi kalau ada orang lain (yang pastinya lebih jago) memasuki wilayah saya jadinya saya senang saja, karena hasilnya tambah bagus. Atau memang saya-nya sudah mulai berubah jadi less dominan. Hehe.

PS : Untuk hari ketiga dan keempat, gak ada art work, jadi postingan tentang art work sudah berakhir disini ya 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s