Kompetisi?

Ada jenis kompetisi yang belum apa-apa sudah dapat dipastikan bahwa kamu adalah pecundang, dan dialah yang layak menjadi pemenang. Jenis kompetisi yang dia tidak pernah menganggap bahwa ini adalah sebuah pertarungan, namun kamu sudah pasang badan dan siap siaga bertanding, sehingga sedikit saja kata-kata dari dia dipersepsi sebagai ajakan untuk segera naik ke arena laga.

Kita lihat saja bagaimana kelinci (Maaf ya nci, walaupun saya suka banget sama kamu, tapi disini memang kamu yang kurang tepat :p ) di dalam kisah ‘Kelinci dan Kura-kura‘ mengejek-ejek kura-kura yang polos dan menantangnya untuk lomba lari. Lihatlah dari awal betapa tenangnya si kura-kura, dan betapa berapi-apinya kelinci untuk kesulitan yang ia buat sendiri. Energinya sudah keburu habis, bahkan jauh sebelum pertandingan itu dimulai. Sehingga tak heran, kura-kuralah yang tersenyum puas atau kemenangan yang tidak pernah ia sangka.

Ini seperti betapa lucunya beberapa pria menganggap perempuan yang ‘jauh’ darinya sebagai sebuah ancaman dan akan membuatnya ‘kalah’. Padahal apakah pernah terlintas di kepala si perempuan bahwa ini adalah perkara menang-kalah? Mungkin iya, namun itu terjadi setelah si pria selalu mendengung-dengungkan tentang ‘masalah’ itu. Padahal karir bagi perempuan adalah persoalan aktualisasi diri, atas segala kecerdasan yang ia miliki. Apakah lalu menjadi salah untuk mentransfer segala kecerdasan dan bakat yang dimiliki untuk menolong orang lain? Perkara tenar dan kesuksesan, itu hanyalah bonusnya. Karena karir terbaik bagi para wanita, pada akhirnya, adalah menjadi istri dan ibu yang baik. Ia akan rela untuk menyerahkan segala ketenaran dan karirnya untuk calon imamnya yang tepat, kelak. Bukan dengan cara diingatkan tentang perkara menang-kalah, dan lalu harus ‘mengalah’ untuk membuat si pria menjadi ‘menang’. Tapi keyakinan yang datang saja, entah dari mana asalnya.

Dor! Kamu sudah kalah, sayang.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s