Berubah

Perubahan adalah kepastian dalam diri manusia. Itu salah satu hal utama yang saya yakini. Dan rasanya sering saya ulang-ulang dalam blog ini.

Kita berubah, bahkan dalam bentuk yang mungkin tidak pernah kita bayangkan atau cita-citakan sebelumnya. Mungkin, jika kita bisa merekam jejak diri kita sendiri, kita akan terkaget-kaget bagaimana lompatan perubahan dan proses perubahan itu bisa terjadi. Dan terimakasih (atu justru bencana?) rekam jejak itu begitu mudahnya tersimpan dari hari ke hari, terutama dengan social media yang ada. Kita saja mungkin terkaget-kaget (atau terkagum-kagum), apalagi orang lain?

Namun di sisi lain, Tuhan (atau mungkin masyarakat yang seolah-olah bersifat seperti Tuhan) memberikan pagar pada segala perubahan yang terjadi. Lewat adanya hal-hal yang terberi (seperti jenis kelamin) dan yang tak terberi (seperti agama dan pernikahan) berusaha ‘membelenggu’ manusia untuk tetap ada disitu seberapa hebatnya atau jauhnya perubahan yang diperlihatkan si manusia.

Bagaimana seringnya diulang-ulang konsep ‘jatuh cinta berkali-kali pada orang yang sama’ agar manusia tetap berada dalam pernikahan, alih-alih bercerai. Atau ‘mendapat berkali-kali keajaiban sehubungan dengan aktivitas agamanya’ agar tetap memeluk agama tertentu, dan bukannya berpindah ke agama lain.

Bukan tidak mungkin untuk berubah, toh masih tetap tersedia pilihan untuk berubah, seperti perceraian, operasi ganti kelamin, dst. Namun bisa bukan berarti disukai, bukan?

Dan lalu saya sampai pada kesimpulan, bahwa mungkin segala konsep mengenai agama, pernikahan, atau hal-hal saklek lainnya dibuat untuk menguji manusia apakah dapat berhasil dalam salah satu misinya : setia di satu wadah walaupun jiwa, raga, pikirannya senantiasa berubah. Mengendalikan hawa nafsu untuk tidak pergi, berlari, dan menjauh, dan hanya diam disitu saja. Ya, disitu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s