Playground

big_climb_1369285

Aku kira.. Hidup adalah serangkaian ujian. Tadinya.

Yang membuat aku membuat target demi target, dan terus berambisi untuk mencapainya. Jika tidak berhasil, aku mendefinisikan diriku sebagai kegagalan besar. Hal itu membuat setiap kegagalan yang aku miliki, membuat mood-ku tidak keruan, self esteem menurun, dan sepertinya aku adalah nol besar. Itu terjadi dalam waktu lama. Dan rasanya menyebalkan.

Tapi.. toh kita, sebagai seorang manusia tidak bisa lepas dari kegagalan Tidak ada yang berhasil melulu dalam hidupnya. Namun juga tidak ada yang gagal terus menerus.

Tahun 2013, mengajarkan saya point penting tentang itu. Bahwa hidup bukanlah rangkaian ujian, melainkan petualangan yang seru! Dalam petualangan, tentu tidak selamanya menyenangkan? Ada tiba-tiba sepatu yang kita pakai robek, ada tiba-tiba batu yang membuat kita tersandung dan kaki kita pun lecet. Tapi.. jika kita menganganggap itu adalah sebuah keseruan, ya seru seru saja pada akhirnya. Akhirnya, peristiwa jatuh, luka, rintangan, sama berharganya dengan melihat pelangi, mengecap air segar dari sungai, dan mencapai puncak gunung. It’s all about the mind set,

Alhamdulillah, Allah menggiring saya seperti saat ini. Menjadi seorang psikolog, menjadi seorang pemilik Rabbit Hole, dan menjadi seorang guru yoga. Semuanya saya raih tepat di tahun ini. Ketiga pekerjaan itu membuat saya merupakan pekerjaan impian saya, yang membuat saya menyadari saya tidak bekerja saat ini. Saya sedang bermain. All those three are my playground.

Pernah suatu hari Hashfi bertanya tentang konsep kerja, dan saat saya katakan bahwa saya sedang tidak bekerja dan sedang bermain, ia awalnya keheranan. Tapi saat saya ingatkan kembali dan ia melihat sendiri, saat saya bersama dengan anak-anak itu, saya hanya bermain, tertawa, atau mengobrol. Ia pun melihat saya sangat senang sekali mengerjakan pekerjaan saya, benar-benar tidak terlihat bekerja, dan tidak sabar untuk kembali bermain lagi dengan anak lain esok harinya. Pernah juga ada teman yang bertanya pada saya, bagaimana saya bisa mengatur waktu untuk punya pekerjaan ini dan itu, dan bisa membereskan kesemuanya. Well ya, mungkin karena saya sedang bermain. Coba, ketika kamu bermain permainan yang kamu suka, tidak terasa kan kamu sudah bermain level demi level, dan akhirnya kamu dapat menamatkan permainan itu. Setelah selesai, kalau dilihat kembali, hal yang sulit dan membutuhkan banyak waktu pasti, untuk menyelesaikan permainan itu. Tapi dengan perasaan riang dan tanpa beban, halangan dan kesulitan tidak kita pikirkan dan tidak kita rasa, bukan?

Dulu, awal membuka kelas yoga, saya super excited saat lihat dari minggu ke minggu pesertanya bertambah. Namun, ada satu minggu dimana pesertanya menurun dari minggu sebelumnya. Saat itu saya merasa sebal, karena tidak memenuhi target. Tidak mengalami peningkatan. Tapi setelah dipikir. Target apa? All that kids is not just a number. Kesuksesan itu bukan diukur dengan jumlah. Kesuksesan itu bisa saja diukur dari betapa senangnya murid-murid saya dengan yoga yang saya ajarkan. Kesuksesan itu bisa saja diukur dari betapa murid saya tidak sabar untuk datang ke kelas yoga selanjutnya. Berapa pun jumlah mereka. Lagipula.. saya toh senang juga melakukan yoga, dan yoga bersama anak-anak ini merupakan bonus. Yoga ditemani dengan anak-anak yang lucu dan unik-unik ini. Berapa pun jumlahnya. Dan itu membuat saya kembali senang. Dan saya pun tetap mengajar yoga dengan senang, walaupun pernah 2 orang saja yang datang ke kelas saya.

Ya, saya rasa. Jika kita begitu mencintai dan menikmati prosesnya, kesuksesan dan pengakuan orang lain hanya merupakan bonusnya. Well, proses yang menyenangkan itu sendiri sudah merupakan kesuksesan, anyway.

PS : Pagi ini diingatkan kembali oleh tulisan ini

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s