Super Hero

untitled

Motivasi orang untuk menolong, pasti banyak sekali. Dari mulai alasan paling altruistik sampai alasan yang bias bikin geleng-geleng kepala karena bahkan keegoisan dapat menggerakkan perbuatan baik seperti menolong.

Lebih jauh lagi, bukan sekedar menolong. Tapi bekerja di dunia yang berhubungan dengan menolong orang. Pasti banyak sekali ragamnya. Dulu waktu kuliah sebelum menjadi psikolog, pernah juga ini diudek-udek, dan tak jarang banyak alasan yang tidak pernah kita sadari sebellumnya, yang tak jarang menggerakkan kita untuk memilih pekerjaan ini, pekerjaan menolong orang. Misalnya, need of power. Nah loh. Tapi memang kan, saat kita menolong orang, disadari atau tidak, kita menjadi pihak yang memiliki kekuatan lebih, makanya kita bisa menolong orang yang kurang beruntung. Nah, kenapa perlu tahu alasan kita. Karena jangan sampai motivasi ini menjadikan kita bias. Misalnya saja, karena need of power kita begitu tinggi, kita membuat orang tersebut bergantung pada kita. Padahal kan seharusnya kita membuat klien berdaya dan dapat berdiri di atas kakinya sendiri.

Nah.. terkait dengan itu, saya mau share tentang bagaimana persepsi saya tentang klien sendiri. Saya sendiri menganggap klien adalah orang yang seperti semua orang pada umumnya, namun memiliki barrier di sekitarnya. Terkadang, bahkan mereka tidak tahu bahwa ada barrier di sekitar mereka. Nah, orang-orang ini yang biasanya merasa kesal atau bingung kenapa mereka mesti bertemu dengan saya, padahal mereka baik-baik saja. Disini saya akan menjadi seseorang yang mencoba membuat mereka mengenali bahwa : ‘ada loh pagar ini, makanya kan kalau kamu berjalan pasti jatuh lagi jatuh lagi, ya..karena adanya pagar itu‘. Setelah sudah sadar ada pagar atau penghalang itu, lebih mudah untuk membuat mereka mau mengatasi atau melewati pagar. Dan tugas saya hanya sebagai guidance, bagaimana cara untuk mengatasi atau melewatinya datang dari si klien sendiri. Kadang setelah mereka merasa kuat, mereka akan mencoba berjalan sendiri. Dan bukan tidak mungkin, akan ada pagar-pagar lain yang menghalangi mereka. Beberapa  dapat mereka atasi sendiri, beberapa membuat mereka datang kembali ke saya dan meminta saya membantu mereka untuk melewatinya.

Saya tidak tahu apakah penghayatan tersebut adalah sesuatu yang tepat atau tidak. Namun, saya selalu percaya tidak ada orang yang kurang atau lebih dibandingkan dengan yang lain. Mungkin ada titik tertentu yang membuat mereka tidak tahu harus bagaimana, dan disitulah saya akan membantu. Namun prosesnya cepat atau lambat semua bergantung pada mereka sendiri. Sejauh ini, penghayatan seperti itu saya percaya yang membuat mereka lebih cepat untuk bangkit, dengan tidak menganggap mereka sebagai si sakit, dan saya bukan super hero yang menyelamatkan mereka .

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s