Badut itu..

picture by : sishi semet

picture by : sishi semet

Saat melihat badut, aku teringat kalian, anak-anak yang luar biasa.

Badut itu.. makhluk yang paling berusaha keras untuk disayang.

Berdandan menor-menor, hanya untuk menegaskan bahwa mereka memiliki senyum paling lebar untuk kita.

Terhuyung-huyung karena menopang beban berat, yaitu buncit di perutnya, karena buncit penanda bahagia dan sejahtera

Berlari kesana-kesini, melempar beberapa bola dan memastikannya tidak jauh, untuk memberitahu pada kita bahwa ia memiliki aktivitas paling menyenangkan sedunia!

Mungkin..agar kita turut tertular rasa bahagianya.

Mungkin untuk memberitahu kita bahwa seburuk apapun hari yang kita hadapi, kita dapat memakai topeng, dan terlihat tetap sebagai orang paling bahagia di muka bumi ini.

Tapi..tidak tahu juga ya.

Yang aku tahu pil pahit berupa kenyataan yang mereka harus telan.

Dicaci maki orang-orang karena membuatnya anaknya ‘ketakutan’

Lebih menyedihkan lagi, saat ada anak-anak yang menangis dan berlari demi tidak bertemu dengan si hidung merah ini.

Bahkan, ada yang mengembangkan ketakutannya menjadi coulrophobia(fobia pada badut)

Menyedihkan 😥

 

Entah mengapa, aku teringat pada kalian.

Anak-anak yang berusaha keras untuk dapat di tengah orang-orang lain.

Namun..terkadang tidak semua orang dapat menghargainya.

 

Tapi..kalian beruntung..

Banyak juga orang yang dapat tertawa akan kalian, menganggap kalian lucu.

Menganggap kalian adalah salah satu berkah yang masuk ke dalam kehidupan mereka 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s