Ibu dan bayi singa

Apa yang terjadi, jika pada suatu siang, ibu Singa melihat matahari berada tepat di atas kepalanya dan memancarkan sinarnya yang terik? Ya.. ia bersorak gembira! Ia gelinjangan karena pakaian yang dijemurnya pasti dapat kering dengan sangat cepat. Ia pun menaruh hati-hati bayi singa yang baru 2 hari dilahirkannya di sampingnya. Setelah semua pakaian selesai dipapar ke cahaya matahari, ia baru tersadar, bayi singa hilang! Dengan matanya yang tajam, ibu Singa melihat sekelebat bayangan buaya di kejauhan. Ia pun langsung berlari dan melihat ekor bayi singa yang tersisa dan hampir tertelan oleh si buaya. Dikuasai oleh emosi, ibu singa hampir melahap bulat-bulat buaya yang rakus itu. Di matanya ia melihat seekor buaya yang memohon maaf dan terus mengulang-ulang kalimat ‘Maaf, aku tidak tahu itu anakmu, aku kira ia kucing. Aku sangat kelaparan. Maaf‘. Dan di otaknya terus bercabang dua pikiran, yang satu merapalkan kata ‘Makan saja itu buaya, biar tahu rasa, seenaknya makan buah hatiku‘ dan pikiran lain yang mengatakan ‘tapi kalau aku makan ia, sama saja aku makan anakku sendiri yang dimakan olehnya‘. Apa yang akan dilakukan oleh Ibu Singa?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s