Sempurna?

Hidup yang serba instant dan cepat, menggiring manusia untuk memikirkan segala sesuatu secara lamat-lamat dan sambil lalu. Satu hal yang indah, mungkin diresapi dan disambut dengan perasaan riang pada saat ini, namun menguap begitu saja pada hari berikutnya, tertutupi oleh beribu hal-hal yang tak kalah indah. Bombardir segala hal yang serba indah, yang berlomba-lomba mengisi dunia, justru membuat keindahan itu berkurang maknanya. Akibatnya, ketidaksempurnaan sama sekali tidak bisa ditolerir. Toh, dapat dengan mudah segalanya diganti menjadi serba indah nan sempurna. Kita pun tidak biasa lagi memperbaiki, seiring sangat mudahnya kita untuk menghapus segala kecatatan. Kita semakin terlatih untuk secara presisi melihat ketidaksempurnaan, namun lupa bahwa kita memiliki kemampuan yang lebih untuk memperbaikinya, bukan sekedar membuangnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s