Over generalization

Dulu saya pernah bertanya-tanya, bagaimana seekor penguin dapat membedakan anaknya atau suaminya di tengah-tengah kerumunan penguin yang ratusan jumlahnya? Sepanjang yang saya lihat, toh mereka kelihatan sama saja. Namun, saya lalu menyadari bahwa kita cenderung menggeneralisasi segala hal yang berbeda dengan kita. Jangankan binatang, orang yang berbeda ras dengan saya saja, sangat sulit saya bedakan. Misalnya, saat saya sedang di Eropa, saya sulit membedakan satu orang dengan orang yang lain, karena mereka terlihat sama.

Mungkin terlihat tidak ada yang luar biasa dari hal tersebut, tetapi (ternyata) hal tersebut dapat menggiring ke arah yang negatif. Lihat saja misalnya, peristiwa pada hari ini beberapa puluh tahun yang silam. Ya, G30SPKI. Berapa ratus (atau mungkin ribu) orang yang akhirnya dibunuh atau dibuang, ‘hanya’ karena mereka merupakan anggota PKI. Kebanyakan dari mereka yang sebenarnya hanya seorang petani, namun langsung digeneralisasi sebagai pengkhianat bangsa hanya karena mereka bergabung dengan partai tertentu. Dan juga, lihatlah sekarang, betapa seorang anak dapat disakiti, hanya karena ia bersekolah di tempat yang dianggap musuh bagi sekolah lainnya. Duh, terlupakah kita bahwa setiap orang adalah unik, yang tidak dapat disamaratakan dengan orang lain, apalagi jika mengatasnamakan kebencian? 😥

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s