Limitasi

Mengapa kamu bersedih akan segala keterbatasan yang kamu miliki?

Tidakkah kamu sadar, limitasi yang ada dalam diri menggiring kita memiliki peluang yang lebih besar untuk menjadi orang bijak. Bayangkan saja, jika kamu memiliki umur tak terhingga, kamu dapat mencoba segala hal yang ada di dunia, dan berakhir tanpa benar-benar mengerti apa yang sebenarnya yang kamu inginkan. Namun, sekarang, dengan keterbatasan usia yang kita miliki, kita dapat dengan bijak memilih satu diantara sekian banyak pilihan yang terhampar. Hmm.. mungkin juga karena itu, bahkan kucing pun hanya memiliki nyawa yang terbatas sampai 9, ya.

Tidakkah kamu paham, keterbatasan membuat kita menjadi lebih peka. Kita dapat melihat dengan lebih detail segala yang kita bisa, karena ada begitu banyak hal yang tidak dapat kita lihat. Kita memanfaatkan segala hal yang kita punya secara terperinci, untuk membuat lompatan, yang bukan tidak mungkin dapat mengalahkan si kuat. Ingatkah kamu tentang dongeng Kelinci dan Kura-Kura? Yang menyadarkan kita bahwa kelinci dapat dikalahkan di bidang yang merupakan keahliannya, bahkan oleh makhluk yang sangat tidak diperhitungkan, kura-kura.

Tidakkah kamu mengerti, bahwa tidak selamanya yang tidak terbatas itu merupakan sebuah anugerah. Ada begitu banyak kesombongan, kehampaan, kekosongan, dan kemelaratan, yang dimulai dari memiliki segala hal tanpa batas. Ingatlah itu kembali..dengan baik-baik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s