Tentang rasa

Kadang..rasa berkelana dan tidak menepi ke arah yang seharusnya. Atau pikiran membimbing rasa ke arah yang ia kehendaki, bukan yang semestinya. Seperti saat sakit melanda begitu intens namun tidak ada rasa sakit di saat kita raba, karena rasa mengalihkan sakit ke tempat lain. Karena tempat tersebut tidak sanggup menahan rasa sakit, sehingga melemparnya ke tempat lain yang (dirasa) kuat. Terkadang pula, rasa yang ada dalam diri ditekan, dialihkan, dilempar, atau dibuang jauh-jauh saat dirasa itu bukanlah saat dan tempat yang tepat untuk merasa. Bimbang dan ragu pun menjadi penuntun untuk mengembalikan rasa ke arah yang benar, rasa yang murni tanpa embel-embel atau pretensi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s