Red velvet type

Persamaan dari cupcake, red velvet, macaroon, atau rainbow cake? Warna-warni dan menarik hati, pastinya. Namun, setelah memakannya, menurut saya, tidak ada satu pun yang meninggalkan kesan mendalam. Mereka hanya sepintas lalu datang ke ingatan, dan bahkan saya cenderung enggan untuk memakannya lagi. Yang menarik adalah, walaupun bukan selera saya, karena kemasannya yang selalu ceria dan colourful, saya masih saja selalu terhenti dan berbinar-binar setiap kali melihat deretan kue-kue cantik ini di etalase. Bahkan, terkadang saya juga tergoda untuk mencicipi sedikit, walaupun saya tahu saya hanya akan bersemangat di awal saja.

Jika dilihat di dunia nyata, ada beberapa orang yang seperti red velvet, atau kita sebut saja ‘red velvet type’ (haha..bikin istilah sendiri, ngaco pisan). Orang-orang ini membuat siapapun akan menoleh dengan kehadirannya, dan suasana pun menjadi ceria seketika saat ia berbicara. Rasanya ia memiliki segalanya, dan semua orang ingin di dekatnya dan menjadi sepertinya. Walaupun mungkin ketika mengenalnya lebih dalam, ia biasa saja, sebiasa seperti kita, orang-orang biasa. Yang bisa membuat kita meninggalkannya, saking membosankannya. Tapi sebenarnya yang harus dilihat, orang-orang tipe ini memiliki talenta terberi, untuk eye-catching, untuk memarketing diri sendiri. Hal-hal yang tergolong sulit untuk orang-orang lain. Walaupun ada yang rasanya biasa saja, dan ada juag yang ternyata rasanya pun yummyyyyyyy..

*ngelantur apa ini? :p
Iklan

2 thoughts on “Red velvet type

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s