Kindness

Dulu saya berpikir, bahwa orang yang paling baik adalah, orang yang memberikan ilmunya bagi orang lain. Karena, walaupun ilmu itu gratis, dan tidak akan habis walaupun dibagikan ke semua orang di planet ini, tetap saja ada yang merasa rugi dan akhirnya menyimpan ilmunya sendiri sampai mati. Karena, walaupun terkesan remeh temeh, berbagi ilmu terkadang juga berarti mengorbangkan waktu dan uang, suatu komitmen yang sangat besar untuk diberikan. Namun, sebenarnya, jika ditarik lebih jauh lagi, berbagi ilmu justru mendatangkan segala kebaikan untuk kita, dengan cara entah apa dan dalam waktu entah kapan. Semuanya akan kembali ke kita.

Lalu..kejadian demi kejadian membuat saya meredefinisi term ‘orang baik’. Lebih jauh dari sekedar ‘berbagi ilmu’, namun orang yang dengan segala daya dan kekuatannya membantu orang yang menyebalkan menjadi orang yang sukses. Jika kita melihat ada orang yang begitu menyebalkannya, walaupun sudah kita bantu, mungkin kita maksimal akan mencoba dua tiga kali, lalu akan kita tinggalkan. Buat apa kita bantu jika orang tersebut tidak mau membantu dirinya sendiri? Namun, orang yang luar biasa baik, adalah orang yang mau tetap berada di samping orang menyebalkan tersebut, memaklumi segala kekurangannya sementara orang lain mencibirnya, dan tanpa disadari orang-orang menyebalkan ini tumbuh berkembang menjadi orang-orang yang baik. Salut saya untuk semua orang-orang luar biasa baik ini šŸ™‚

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s