Bitter and sweet

20120201-223009.jpg

image taken from : here

Pelajaran hari ini jatuh pada : cheese cake! Yeiyy.. one of my favourite dessert. Saking ngidamnya, saya pun membeli satu slice cheese cake untuk menjadi teman selama menunggu mobil dibersihkan. Saat mas di depan asyik membersihkan mobil, saya pun mencuri-curi makan satu suap. Rasanya? Hmm.. enak dan segar di mulut. Saya bisa menikmati setiap sensasi, bahkan ketika cheese cake itu sudah tidak ada di mulut saya. I was craving more. Lalu tibalah si mobil harus divacuum sehingga saya dapat duduk manis dan menikmati cheese cake itu sampai puas. Tapi.. saya jadi eneg dan tidak lagi merasakan keasyikan memakannya. Pikiran saya terus bertanya ‘kapan habis?’ di setengah potongnya sisanya. Dan yang jelas, keasyikan dan sensasinya sudah tidak terasa lagi.

Bitter and sweet. Dan kadang kita bertanya kenapa hidup harus diisi dengan mudah dan sulit, suka dan duka. Tapi apakah kita mau senang setiap saat? Tanpa prediksi, tanpa sensasi. Seperti layaknya saya memakan cheese cake. Yang mengantar saya untuk tiba di titik jenuh. Tidak ingin menelan hal yang tadinya sangat saya suka. Mungkin bukan kesenangannya yang benar-benar kita cari. Tapi sensasi terus menerus yang kita ingin rasakan saat mendapatkan kebahagiaan itu. Dan saat kebahagiaan itu datang, sensasinya lebih cepat lewat. Yang kita ingin terus ulangi lagi dan lagi, in different version to seek happiness. Life is ironic, isn’t it?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s