Rapih-rapih

20120114-221302.jpg

images taken from : here

Menyelesaikan masalah itu seperti berberes kamar. Kamu tidak akan bisa untuk menjadikan kamar kamu sangat rapih, tanpa membongkar semua barangmu terlebih dahulu dan membuatnya seperti kapal pecah. Namun setelah dibongkar, kamu akan lebih dapat melihat jelas mana yang harus ditata ulang dan dipertahankan, mana yang harus direlakan untuk diberikan ke orang lain, dan mana yang harus benar-benar untuk dibuang. Walaupun lelah, tetapi hasil akhir yang absolut adalah rasa lega dan rasa nyaman.

Jika tidak ingin lelah, sebaiknya ya.. setiap hari kamar itu dirapikan, agar tidak terasa terpaksa untuk merapikannya. Tetapi terkadang kita malas, jengah, dan tidak ada waktu, sampai akhirnya bom waktu memaksa kita untuk menghadapi dan merombak kita untuk mau tidak mau merapikan dan berhadapan langsung dengan si masalah. Yang terkadang membuat kita menelan ludah, tidak siap akan pilihan yang mau tidak mau diambil saat itu juga, dirapikan atau dibuang?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s