Story about them..

Tuhan menitipkan special need kids, karena Ia tahu orang tua mereka memang spesial..

 

Ada banyak rahasia Tuhan yang saya tidak tahu. Salah satu pertanyaan yang terlintas di pikiran saya kala itu adalah : mengapa harus tercipta anak berkebutuhan khusus (ABK). Tentu, bergelut dengan mereka membutuhkan stok emosi, waktu, dan finansial, yang tidak sedikit. Mencoba berdamai dengan diri sendiri atas kenyataan pahit bahwa anak divonis ABK saja belum tentu mudah. Menghadapi pasangan dan keluarga menjadi persoalan selanjutnya. Terlebih masyarakat yang masih menganggap ABK lebih nista dari koruptor.

Mungkin pertanyaan tersebut yang akhirnya menggiring Tuhan untuk mempertemukan saya dengan Ibu C. Pertama kali bertemu, penerimaan dan sorot mata hangat adalah yang saya rasakan. Selanjutnya, obrolan hangat pun menjadi pembuktian atas afek yang saya rasakan. Ia baik, bahkan sangat baik. Ia mau mengusahakan yang terbaik, bukan hanya untuk orang-orang yang ia sayangi, tapi bahkan untuk orang yang tidak ia kenal sekalipun.

Ini pasti sudah rencana Tuhan untuk menitipkan Ibu C seorang anak autis, ujar teman saya. Ya, mungkin inilah jawaban dari pertanyaan saya kala itu. Jika Ibu C tidak memiliki anak autis, ia mungkin tidak membangun yayasan yang ia bangun sekarang. Jika Ibu C tidak memiliki anak autis, mungkin ia tidak menciptakan lapangan pekerjaan, seperti yang sudah ia sediakan sekarang, untuk guru dan terapis di yayasan tersebut. Jika Ibu C tidak memiliki anak autis, mungkin ia tidak akan membantu mengembangkan potensi ABK, seperti yang sudah ia lakukan pada berapa puluh siswa di yayasannya sekarang. Jika Ibu C tidak memiliki anak autis, mungkin kesadaran masyarakat di daerahnya atas ABK tidak sebesar sekarang. Dan mungkin, atas semua dasar itu dan alasan lainnya, Tuhan menitipkan seorang anak berkebutuhan khusus pada Ibu C, karena Ibu C memiliki kemampuan khusus untuk mengembangkan anaknya, dan juga anak-anak berkebutuhan khusus lainnya.

Ya, Ibu C dan orangtua lain adalah orang-orang spesial yang yang dipercaya Tuhan untuk menjaga dan membesarkan anak-anak luar biasa ini. Yang memiliki ketegaran hati berkali-kali lipat dari orang biasa lain. Yang mampu bertahan dari segala konsekuensi negatif atas apa yang tidak sepantasnya mereka terima. Yang mampu membalik ‘kutukan’ menjadi ‘anugrah’. Mereka..orang-orang hebat itu.

Tugas kita, orang-orang biasa, untuk membantu mereka. Tidak perlu jauh-jauh berpikir bahwa membantu itu harus dengan finansial ataupun meluangkan waktu bersama mereka. Hanya dengan memberikan senyum dan penerimaan, dan bukan cemooh atau pandangan negatif, kita sudah membantu mereka. Menggandeng tangan mereka dan menyadarkan bahwa dunia itu indah, dan bukan tidak adil bagi anak-anak yang berada di luar garis normal.

Iklan

3 thoughts on “Story about them..

  1. mempunyai anak berkebutuhan khusus pada awalnya memang berat, tapi dengan semua dukungan dan doa dari segenap keluarga dan teman rasa berat di hati berganti dengan keikhlasan dan kepercayaan bahwa Allah SWT mempunyai rencana lain untuk kami para orang tua yang dititipi-Nya.
    kami percaya anak-anak ABK akan mendapatkan nilai yang lebih mulia dari yang Maha Kuasa, Insya Allah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s