tentang kertas selebaran..

Pernah gak Anda masuk ke dalam mall, tiba-tiba ada SPG atau seseorang yang langsung memberikan Anda selembar kertas (atau malah beberapa) yang isinya iklan? Atau di lampu merah? Atau..malah kertas-kertas itu biasanya langsung nangkring di mobil Anda setelah beberapa saat Anda parkir.

Sebenarnya tidak ada yang salah ya dari semua itu. Yang saya dengar juga, memang ada jasa untuk menyebarkan selebaran seperti itu. Jadi pekerjaan ini merupakan sebuah simbiosis mutualisme ya. Si pengiklan untung karena iklannya sampai ke masyarakat. Si distributor (alias pengedar selebaran) untung karena mendapatkan uang dari jasanya. Dan kita (sebagai yang diberi selebaran) untung karena mengetahui adanya sebuah produk tertenu (yang mungkin memang kita butuhkan) atau..jika menurut kita gak mutu, ya..tinggal dibuang. Susah-susah amat. Gratis ini

 

Eh..tunggu..tunggu..

 

BUANG??

Did I wrote that? Yaa..itu dia yang menjadi salah. Sebagian dari kita, yang merasa bukan target iklan, ya..dengan entengnya, hanya melihat kertas tersebut satu dua detik lalu..plung..buang kertas itu ke tong sampah deh (ehm..atau malah dibuang sembarang?).

 

Saya merasa sangat miris kalau datang ke sebuah pameran. Begitu banyak kertas-kertas yang terbuang di bawah. Lalu..nanti kertas-kertas itu akan berakhir kemana? Di tempat pembuangan sampah kan? Humm..bayangkan aja ada berapa banyak kertas yang terbuang sia-sia, di Jakarta aja, kalau di tiap mal, di tiap pameran, di tiap lampu merah, ada orang-orang yang membagi-bagikan selebaran. Lalu..dibuang begitu saja..

 

Ada berapa banyak pohon yang harus ditebang demi KESIA-SIAAN??

 

Coba dipikirkan, dan apa salahnya mengatakan ‘tidak, terimakasih’ saat ada seseorang yang menawarkan selebaran jika Anda rasa Anda tidak membutuhkan itu?

 

Ya..mungkin kita semakin menambah waktu kerjaan orang tersebut, jika ada begitu banyak orang (yang sebenarnya memang tidak perlu) menolak kertas yang ia tawarkan. Tapi..coba bayangkan efeknya bagi anak cucu kita. Bayangkan efeknya bagi kondisi bumi kita. Ada berapa banyak pohon yang dapat kita lestarikan. (seperti kita tahu pohon adalah oksigen dunia, mungkin yang masih bingung bisa membaca postingan saya sebelumnya yang berhubungan dengan global warming)

 

Ya..kita bisa ikut membuat bumi sehat, bisa ikut mengurangi global warming. Hanya dengan berkata “tidak, terimakasih’ pada orang-orang yang menyodorkan kertas yang tidak perlu menurut kita..

 

As simple as that, can you?

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s