Bahasa Inggris??

Akhirnya..Libur semester telah tiba, dan itu berarti tiga bulan saya terbebas dari beban akademis (hehe..). Hal yang pertama saya lakukan adalah mencari tempat magang, ataupun pekerjaan pengisi waktu luang ini. Jadilah saya berkutat dengan internet, koran, dan bertanya dengan teman-teman, siapa tahu ada rejeki yang menghampiri saya. Dari sini saya baru menyadari satu hal. Banyak sekali pekerjaan yang mensyaratkan kemampuan berbahasa Inggris, atau paling tidak, jika calon pelamar memiliki kemampuan bahasa Inggris, maka akan menjadi lebih nilai lebih.

Humm..sebenernya seberapa pentingnya sih bahasa Inggris sampai kita harus menguasainya? Yah..tanpa kita sadari, berkat globalisasi, kita menjadi hidup, dengan apa yang dikatan Sefall, dkk dalam buku Human Behavior in Global Perspective, dalam “shrinking world”. Dimana dunia dikatakan menjadi menyusut, karena begitu mudahnya akses ke berbagai tempat di belahan dunia. Contohnya, berkat adanya internet, hubungan antara kedua belah Negara yang tadinya perlu menempuh waktu berbulan-bulan, sekarang dapat dilakukan secara langsung. Hal ini memberikan keuntungan dan kekurangan tersendiri. Tetapi yang pasti, menjadikan orang-orang di berbagai belahan dunia dituntut untuk memiliki kemampuan tersendiri, yaitu menguasai bahasa Internasional, yaitu bahasa Inggris. Sehingga tidak mengherankan, kemampuan yang dituntut para pekerja sekarang bukan hanya masalah kepintaran maupun keahlian, selain itu juga menguasai media komunikasi yang efektif, yaitu bahasa (dalam hal ini bahasa Inggris).

Tak heran, sekarang banyak sekali kita dengar, orang Indonesia yang cas cis cus berbahasa Inggris, dan tak jarang mencampurkan antara bahasa Inggris dengan bahasa Indonesia. Hal ini terlihat dari obrolan-obrolan di media massa, seperti televisi maupun radio. Selain itu, dalam dunia sastra pun hal ini juga terlihat, dimana dalam sastra popular, penulis yang bersangkutan menyelipkan kata-kata maupun kalimat berbahasa Inggris dalam novelnya.

Hal ini pun berdampak pada pendidikan di Indonesia, dimana sekarang sudah mulai dibangun sekolah-sekolah bertaraf internasional, Sayangnya, kurikulum untuk bahasa Inggris di sekolah-sekolah, saya rasa, masih kurang efektif. Hal ini saya rasakan ketika saya masih di bangku sekolah. Dimana kami dijejali dengan toeri-teori, seperti bagaimana past tense yang benar, future past tense yang benar, dll. Tteapi kami kurang diajarkan praktek langsung. Hal ini pun membuat kami tidak begitu menguasai bahasa Inggris dan cenderung melupakan pelajaran-pelajarn tersebut selepas ulangan. Akhirnya untuk memperdalam bahasa Inggris, saya dan teman-teman banyak yang ikut les bahasa Inggris di lembaga-lembaga yang terpercaya. Ternyata hal ini pun masih berlangsung sampai sekarang, seperti yang pernah dikeluhkan oleh teman saya yang mengajar les bahasa Inggris. Yah..semoga saja dengan semakin besarnya tuntutan akan bahasa Inggris, pemerintah dapat memperbaiki kurikulum pelaran bahasa Inggris. See ya.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s